Bangun tidur, rasanya masih asing sama keadaan di sekitar. Mata dan jiwa raga masih perlu penyesuaian dengan tempat yang baru di camp ini. Terutama perut yang masih perlu penyesuaian sama bubur kismis, roti tawar mentega, sup kubis bawang yang kuahnya merah, nasi merah yang nggak kayak nasi merah, nasi putih yang rasanya nggak kayak nasi, dan berbagai macam makanan ajaib lainnya yang disediakan tiga kali sehari. Mau nggak mau, kalo mau makan gratis di camp, ya begitu semua makanannya. Tapi kayak yang udah pernah aku bilangin di previous post, makanan yang bisa masuk perut itu, perlu proses untuk cocok-cocokan sama lidah. Jadi, nikmati saja prosesnya.






